309 Tahun Allah S,W,T Menidurkan 7 Orang Pemuda



Inilah kisah tujuh pemuda yang Allah tidurkan selama 309 tahun, dan kisahnya diabadikan dalam Al-Quran. Di masa Romawi kuno di kota Efesus, manusia dipaksa tunduk pada satu penguasa.

Aturannya kejam, sembah berhala, atau nyawa taruhannya. Raja Zalim di Kianus menuntut semua orang bersujud pada patung-patung sesembahan.

Tak ada ruang untuk iman, tak ada ampun bagi penolakan. Namun tujuh pemuda ini berdiri tegak, dengan iman yang kokoh mereka berkata.

"Kami tidak akan menyembah selain Allah. Dialah Tuhan kami"... Suasana mendadak sunyi, lalu murka raja meledak... "Kejar mereka! Siapapun yang tertangkap salib mereka di alun-alun kota"!

Pasukan bersenjata pun langsung mengejar mereka. Tujuh pemuda itu berlari menyelamatkan iman mereka. Menyusuri lembah, menembus hutan, hingga akhirnya menemukan sebuah gua sunyi di lereng bukit.

Di dalam gua, mereka bersujud dan berdoa, Maka Allah pun menidurkan mereka. Bukan sehari, bukan setahun, tapi 309 tahun lamanya. Tubuh mereka tetap terjaga.

Matahari diarahkan agar tak menyentuh mereka. Allah membolak-balikkan posisi tubuh mereka agar tak rusak dimakan waktu. Di pintu gua, seekor anjing setia bernama Kitmir berbaring, seakan menjadi penjaga.

Hingga 309 tahun berlalu mereka pun terbangun. Wajahnya masih tetap muda, tubuh tetap segar.

"Berapa lama kita tertidur"? Tanya salah satu... "Mungkin sehari atau setengah hari"? Jawab yang lain.

Karena rasa lapar, salah seorang turun ke kota untuk mencari makanan. Namun, kota itu terasa asing. Bangunannya berubah, bahasanya terdengar beda, dan yang paling mengejutkan, manusianya kini menyembah Allah, bukan lagi berhala.

Saat hendak membayar makanan, pedagang menatap koin itu dengan bingung..."Dari mana kau dapatkan uang ini? Mata uang ini sudah tidak berlaku, mungkin sudah berusia ratusan tahun".

Kabar pun menyebar cepat. Tujuh pemuda itu dibawa menghadap raja yang baru, seorang raja yang saleh dan beriman. Di hadapan raja, mereka menceritakan segalanya.

Tentang pelarian dari kezaliman, tidur panjang di dalam gua, dan raja di kianus yang telah lama tiada. Sang raja terdiam, air mata jatuh di pipinya.

Ia sadar, di hadapannya berdiri bukti hidup kebesaran Allah, bahwa Allah Maha Kuasa melakukan apapun yang dia kehendaki.





~ THANK ~ YOU ~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fakta Sejarah Kerja Paksa Zaman Belanda

Datanglah Oohh! Kekasihkuu!!